Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Big Famh 9.1

HELL GIRL (COPAS)

Disadur dari cerita Hell Girl di Nakayoshi edisi 73. ... Rumah Sakit. Kamar nomor 201. Sivia Azizah. Seorang suster masuk dengan membawa beberapa alat. “Sivia, waktunya pemeriksaan suhu tubuh.” Katanya lembut, lalu mengeluarkan termometer. “Ohya, dan ini majalah yang ingin kamu baca,” lanjut suster pengasuh Sivia yang bernama Rahmi itu, lalu memberikan sebuah majalah. Sivia menerima majalah tersebut, “Terima kasih..” Sivia menoleh ke arah Rahmi, “Di dekat sini ada gedung trendi baru, kan? Ami sudah kesana?” “Eeh... Su... Sudah...” Rahmi menjawab tergagap. “Seperti apa, tempatnya?” “Maaf aku harus pergi.” Dia terburu-buru meninggalkan ruangan itu. “Cih...” ‘Sejak kecil, aku terkena penyakit yang merepotkan. Dan karena itu selama sepuluh tahun ini aku hidup di rumah sakit. Rumah Sakit ini ada di pusat tokyo, tapi aku cuma tahu keadaan diluar hanya lewat TV atau majalah.’ Sivia meletakkan majalah yang sudah dibacanya sampai habis. “Buku sudah dibaca, nganggur deh. Ke halaman t...

Bersama Bintang (COPAS)

 Lintar hanya hidup bersama adiknya, yaitu Nova karena kedua orangtuanya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Lintar mempunyai sebuah gitar, dan dengan gitar itulah setiap hari Lintar mencari uang untuk makan. Tentunya untuk makan adiknya dan dirinya sendiri. Saat tidak lelah, Nova juga mengikuti Lintar mengamen. Suatu hari, mereka tidak mendapatkan uang. Padahal Lintar dan Nova belum makan selama dua hari. Nova menjerit lapar, namun Lintar tak bisa berbuat banyak. Ia hanya berusaha menenangkan adiknya itu dan memintanya untuk bersabar. Lintar berkumpul bersama anak pengamen lainnya. Dan mereka berbaur ke segala tempat. Malam harinya, Lintar menyanyikan lagu Laskar Pelangi sambil memainkan gitarnya. Mimpi adalah kunci Untuk kita menaklukkan dunia Berlarilah tanpa lelah Sampai engkau meraihnya Laskar pelangi Takkan terikat waktu Bebaskan mimpimu di angkasa Warnai bintang di jiwa Menarilah dan terus tertawa Walau dunia tak seindah surga Bersyukurlah pada...

CERPEN :D (COPAS)

 Hari ini adalah hari yang menyenangkan dan menyedihkan bagi anggota eksul Pramuka. Mengapa hari ini adalah hari yang menyenangkan dan menyedihkan bagi mereka? Simak kisahnya berikut ini. Lintar, Gandhi, Nandya, Iley, Rio, Gaby, Deva, dan Sabian adalah sekian dari murid-murid yang mengikuti ekskul Pramuka. Hari ini anggota eksul Pramuka berkemah di hutan. Semua anggota eksul Pramuka menyambutnya dengan senang. Beberapa hari sebelumnya telah dibagi beberapa kelompok untuk melewati semua rintangan yang ada. Lintar, Gandhi, Nandya, Iley, Rio, Gaby, Deva, dan Sabian digabung menjadi satu kelompok. Selain mereka, kelompok-kelompok lain juga sudah dibagi. Lintar, Gandhi, dan Rio bertugas memasang tenda. Gaby, Deva, dan Sabian bertugas mencari kayu bakar. Sementara, Nandya dan Iley bertugas memasak untuk makan mereka. Semua melakukannya dengan baik. Begitu juga dengan kelompok lain, yang melakukan hal yang sama seperti mereka. Setelah selesai makan, semua berkumpul kembali. ...