HARI INI,SAAT INI,DI TEMPAT INI,DAN DETIK INI GUE SUKA SAMA LOE
***
Shilla adalah gadis 18 tahun, yang sebentar lagi akan menginjak bangku kuliah, Shilla bersahabat dengan ieL, dimana ada Shilla pasti disitu ada ieL. Shilla temasuk anak yang kuper, dia gak punya banyak teman, teman yang paling dekat dengan dia Cuma ieL, Shilla juga punya sifat pelupa, bahkan saking pelupanya, teman- temannya menjuluki Shilla Miss Pikun, kasihan Shilla, tapi justru disaat- saat seperti itulah ieL selalu ada disamping Shilla, dan bagi Shilla ieL adalah malaikat pelindungnya. Shilla dan ieL lulus sekolah, mereka berencana mengambil kampus dan jurusan yang sama, ieL emang gak mau pisah dengan Shilla, begitupun dengan Shilla. Shilla menjelma menjadi gadis dewasa yang cantik dengan rambut panjang yang indah, ieL juga punya wajah yang lumayan.
***
Hari ini Shilla dan ieL mengikuti MOK(?) (Masa Orintasi Kampus), Kegiatan ini berjalan 3 hari, Shilla yang masih kuper, ketakutan saat hari pertama berangkat ke Kampus, “Ma.. Shilla masuknya pas kuliah aja ya Ma, Please….”Ujar Shilla ke Mama. “Kamu apa- apaan sich Shilla? Ingat kamu bukan anak- anak lagi.”Ujar Mama, “Iya Ma, Shilla tahu, tapi Shilla gak siap di kerjain sama senior kampus.”Ujar Shilla, “Tapi Shilla, kamu gak boleh begitu, kamu itu harus….”disaat Mama ngomelin Shilla, Tiba- tiba, “Tante, Shilla nya ada?aku mau berangkat ke kampus bareng ma Shilla boleh kan Tante?”Tanya ieL, “Kebetulan kamu datang, tolong kamu bujuk tuch si Shilla, masa dia takut di kerjain sama senior, kapan dewasanya tuch anak.”Ujar Mama. ieL pun pergi ke kamar Shilla, “ Shilla, ke kampus bareng yuk…”ajak ieL, “Gak, kamu aja, aku masuk minggu depan aja.”Ujar Shilla. “Koq gitu?kamu takut dikerjain sama senior ya?”Tanya ieL, Shilla mengangguk, “Kan ada aku, aku bakal jagain kamu, sahabatku.”Ujar ieL, Shilla yang semula malas- malasan langsung bangkit dari tempat tidur. “Bener nich? Kamu bakal jagain aku dari senior- senior?”Tanya Shilla, “Iya, ketakutan kamu berlebihan, terlalu banyak nonton sinetron sich…”Ujar ieL, “Ehmm.. oke dech, aku mandi dulu habis itu kita berangkat, ok?”ujar Shilla bersemangat.”Siip…”Ujar ieL.
***
Mereka pun sampai di Kampus, karena jam masuk kuhus anak MOS jam 9 pagi, jadi Shilla dan ieL pun makan di kantin, “ Shilla, kamu gak bawa bekal?”Tanya ieL, “Emang aku anak kecil apa?”ujar Shilla, “Kamu kan emang anak kecil…”Ujar ieL sambil menggoda Shilla. tiba- tiba, “Heh.. anak baru,ngapain lo di kantin berduaan hah?”Tanya Rio, “Siapa lo?jangan gangguin Shilla, awas lo.”Ujar ieL, “Siapa yang godain, mana ada sich cowok yang mau ma cewek dengan dandanan yang enggak banget gini, lo aja yang norak mau ma cewek kampung begini.”Ujar Rio, “Apa lo bilang?gue cewek kampung?lo tuch cowok kampung gak tahu diri.”Ujar Shilla sambil menyiram air ke wajah Rio, “Dasar cewek kampungan lu, Awas lo.”Ujar Rio sambil membersihkan wajahnya dengan sapu tangan.”Siapa sich tuch cewek, anak baru aja belagu, awas ntar ketemu gue.”Batin Rio.Sejak saat itu, Rio dan Shilla jadi musuh bebuyutan, Shilla benci Rio karena cowok itu sombong…. Banget, Rio juga benci sama Shilla hanya karena dia pernah di siram air sama Shilla, “Lo benci sama Shilla ya?”Tanya Alvin sahabat Rangga, “Bukan hanya benci tapi gue sebel banget ma cewek kampung itu.”Ujar Rio, “Jangan benci lo, ntar lo malah suka ma dia.”Ujar Cakka, “Suka, ih…kalo lu suka ma tuch cewek kampung, untuk lo aja, gue ikhlas, ikhlas banget malah, Haha…”Ujar Rio sambil tertawa.
***
Di taman kampus....
“ Shilla, lo benci ma Rio ya?”Tanya ieL, “Benci… banget malah, kenapa lo Tanya gitu sich?”Tanya Shilla, “Ntar lo suka lagi ma dia.”Ujar ieL, “Ih.. najis lah yauw…dia bukan tipe gue, tipe gue itu sebenarnya kan….”Ujar Shilla, “Sebenarnya apa Shilla?”Tanya ieL, “Ehmm.. enggak lupain aja.”Ujar Shilla.
***
Di kamar Shilla lagi asyik nulis Diary, “Salah gak sich kalo gue suka ma sahabat gue sendiri?”, tiba- tiba, “ Shilla …. ieL tuch di teras nungguin kamu.”Ujar Mama, Shilla pun berlari ke teras, “ieL …ngapain lo disini?”tanya Shilla, ‘‘Keluar yuk Shilla, ada yang mau aku omongin sama kamu.”Ujar ieL “Ok.Ma… Shilla keluar sebentar ma ieL ya…”Teriak Shilla dari teras, “Iya..pulangnya jangan malam- malam ya..”Ujar Mama, “Ok ma…”Ujar Shilla sambil menggandeng tangan ieL, “ Shilla, jangan gandeng- gandeng tangan ku lagi ah..’’ Ujar ieL, “Loh, emang kenapa?lo kan sahabat gue.”Ujar Shilla, “Iya gue tau, tapi kalo dilihat gebetan gue gimana?”Tanya ieL, “Gebetan?siapa?”Tanya Shilla, “Lo tenang aja, ini gue mau kenalin lo ma gebetan gue.”Ujar ieL,”Koq, lo gak bilang sich?kan gue belom siap.”Ujar Shilla, “Emang lo mesti siap ya, baru bisa gue kenalin ke gebetan gue?”Tanya ieL, “Bukan gitu tapi…..”Ujar Shilla.
***
ieL dan Shilla pun sampai di taman, “Sivia, kenalin nich sahabat gue, Shilla.”Ujar ieL, Shilla dan Sivia pun berkenalan,Sejak saat itu Sivia dan Shilla dekat, tapi enggak dengan ieL.
***
Malam ini, Shilla lagi baca buku di kamarnya, tiba- tiba ieL sms Shilla, “ Shilla, gimana lo udah kenal dengan Sivia kan? Dia cantik kan?tolong bantu gue ya Shilla, gue sayang ma dia, Please… ntar kalo gue dah jadian ma dia, kamu aku teraktir dech,kamu emang sahabat ku yang paling… baik.” Shilla masih membaca isi sms ieL, “Kenapa sich lo gak tahu isi hati gue?lo bilang lo sahabat gue, tapi kenapa lo gak bisa ngerasain apa yang gue rasain….”Teriak Shilla, “ Shilla, kamu kenapa nak?’’Ujar Mama, “Enggak apa- apa ma, Shilla lagi latihan drama.’’Ujar Shilla berbohong, “Sejak kapan, anak jurusan ekonomi latihan drama, huft.. ada- ada aja tuch anak.”Ujar Mama.
***
Sejak saat itu, hari- hari Shilla semakin kelabu, di tambah lagi ulah Rio yang buat Shilla sebel setengah mati, tuch cowok hobi… banget ngerjain Shilla, setiap hari ada aja ulahnya, naruh kulit pisang di lorong kampus, hingga Shilla kepeleset, belom lagi dia sering bilang Shilla cewek kampung,pokoknya hari- hari Shilla benar- benar stress di buat si Rio itu.Belum lagi ieL yang malah pindah jurusan mengikuti jurusan pacarnya, Shilla benar- benar merasa kesepian.Hari ini, Pulang kuliah Shilla berjalan gontai, “ Shilla … kenapa lo?jalan lo kayak orang yang kekurangan gizi gitu.”Ujar Rio, “Bukan urusan lo.”ujar Shilla tiba- tiba Shilla merasa matanya berkunang- kunang, dan Shilla Pingsan, Rio langsung membawa Shilla ke Rumah sakit, “Gimana keadaan teman saya dokter?”Tanya Rio, “Dia stress, mungkin dia banyak pikiran, kamu tahu penyebab dia stress?”Tanya Dokter, Rio menggeleng.
***
Gak lama Shilla pun siuman, “Kamu, ku antar pulang ya.”Ujar Rio, “Kenapa aku ada disini?”Tanya Shilla, “Lo pingsan, tadi.”Ujar Rio sambil memapah tubuh Shilla untuk masuk ke mobil.
***
Di Mobil,
“Lo banyak pikiran ya?apa sich yang lo pikirin?ulah gue?gue Cuma becanda aja koq.”Ujar Rio, “Hmmm….bukan lo, gue gak perduli lo mau ganggu hidup gue terus atau enggak itu bukan urusan gue,gue Cuma mikirin perasaan gue sama seseorang.”Ujar Shilla, Deg…” “Kenapa nich hati gue?”Batin Rio, “Emang lo punya perasaan ma siapa sich? Ma gue ya…Hahaha….”Ujar Rio mencoba menghibur dirinya, “Ama lo?ih.. amit- amit..”Ujar Shilla, Dan entah kenapa hati Rio semakin gak nyaman, Rio menyetir dengan kecepatan tinggi, “Rio, koq ngebut sich?lo mau bunuh diri ya? Kalo lo mau bunuh diri gue gak mau ikutan, turunin gue disini aja.”Ujar Shilla, tapi Rio gak perduli dia terus melaju dengan kecepatan tinggi, “Rio….”teriak Shilla.
***
Esoknya, Rio dan Shilla gak datang ke kampus, teman- teman Rio yang biasanya nongkrong di kantin, malah mencar entah kemana, Sementara itu ieL putus dengan pacarnya, ieL pun langsung pergi ke rumah Shilla untuk curhat.
***
“Tante, Shilla nya ada?”Tanya ieL, “ieL, kamu kemana aja sich?kamu udah jarang main kesini.”Ujar Mama Shilla, “Iya, Maafin ieL ya Tante, ieL lagi sibuk nich.”Ujar ieL, “Oh.. gitu, saking sibuknya, kamu gak tahu kalau Shilla kecelakaan.”Ujar Mama Shilla, “ Shilla kecelakaan tante?”ujar ieL, “Tuch Shilla di kamar, oh ya Rio masih di ICU, dia koma.”Ujar Mama Shilla, “Rio? Loh apa hubungannya Rio dengan Shilla tante?”Tanya ieL, “Tante, juga gak tahu, yang pasti pas kecelakaan itu, Rio mau nganter Shilla pulang ke rumah, biasanya kan kalian pulang bareng, tapi karena kamu gak ada Rio menawarkan Shilla untuk di antar pulang, dan.. kamu bisa lihat sendiri keadaan Shilla.”Ujar Mama Shilla. ieL pun menjenguk Shilla di kamarnya,
***
“ Shilla …gimana kondisi kamu?”Tanya ieL, “Untuk apa kamu kesini, aku pikir kamu lupa sama aku, aku pikir di pikiran mu Cuma ada Sivia, pacar baru kamu itu.”Ujar Shilla, “Kamu cemburu ya?” Tanya ieL, “Menurut kamu?”Tanya Shilla, “Udah aku mau istirahat, kamu pulang aja.”Ujar Shilla, “ Shilla, emang aku salah jadian sama Sivia?”Tanya ieL, Shilla gak menjawab, “Aku mau istirahat, kamu pulang aja.”Ujar Shilla, “Tapi Shilla, aku sama Sivia udah…”Ujar ieL, “Gue lagi malas dengar curhat lo.”ujar Shilla. ieL pun keluar dari kamar Shilla.
***
Di Rumah sakit,
“Dokter, gimana keadaan anak saya?”Tanya Mamanya Rio, “Anak ibu baik- baik saja, setelah operasi lututnya berjalan lancar, dia Cuma butuh pakai tongkat selama satu bulan, setelah itu, Insya Allah kakinya akan kembali seperti semula.”Ujar Dokter.”Oh ya Bu, Shilla itu siapa ya?”Tanya dokter, “ Shilla?gak tahu dokter, mungkin temannya Rio.”Ujar Mama, “Ehm.. teman special mungkin, soalnya Rio sering menyebut nama Shilla selama dia koma 3 hari.”Ujar Dokter.
***
Sudah seminggu ini, Shilla mengurung dirinya di kamar, “Aku harus melupakan ieL, dia sahabat ku.Aku gak boleh memendam perasaan ini terlalu dalam untuknya, lagi pula cinta itu kan gak harus memiliki, mungkin ieL hanya bisa jadi sahabat untukku.”Batin Shilla.Tiba- tiba telepon di rumah Shilla berbunyi, “ Shilla, ada telepon nak dari rumah sakit.”Ujar Mama, “Iya, Ma…”ujar Shilla, “Halo….”ujar Shilla, “ Shilla, ini Tante Ify Mamanya Rio, kamu bisa ke rumah sakit?tante mau kamu menjenguk Rio, dia menyebut- nyebut nama kamu terus, please nak… kamu jenguk Rio ya.. sebentar lagi dia harus di operasi.”Ujar Mamanya Rio, “Iya tante, Shilla ke sana sekarang.”Ujar Shilla.
***
Sesampainya di Rumah sakit, Shilla pun melihat keadaan Rio, “Maaf, Mas Rio nya harus di bawa ke ruang operasi sekarang.”Ujar Suster, Shilla dan Mamanya Rio pun ikut mengantarkan Rio ke ruangan operasi, “Makasih kamu udah mau datang ya.”Ujar Mamanya Rio, “Maaf tante, kalau saya boleh bertanya, tante tahu saya dari mana ya?”Tanya Shilla, “Rio pernah cerita sama tante, kalau dia suka sama seorang gadis,namanya Shilla.dan menurut Rio, hidupnya berubah semenjak kenal sama kamu Shilla.”Ujar Mamanya Rio, “Apa tante?Rio suka sama Shilla?gak mungkin tante, Selama di kampus Rio selalu gangguin Shilla, dan Shilla tuch sebenarnya sebel sama Rio, pas pulang kuliah, Shilla lagi gak enak badan, dan entah kenapa gak ada angin gak ada hujan, Rio menawarkan mobilnya untuk mengantar Shilla, dan kecelakaan itu pun terjadi, dan yang pasti Rio gak pernah mengungkapkan isi hatinya ke Shilla tante.”Ujar Shilla mencoba menjelaskan panjang lebar sama Mamanya Rio. “Tante tahu, siapa Rio.Dia itu anak tunggal tante, memang begitu cara Rio mencari perhatian orang yang dia sayang,maklum dia Cuma bisa curhat ke Tante, tapi khusus untuk kamu, dia selalu gambar wajah kamu di kanvas, Rio pernah bilang dia akan melukis wajah 2 orang yang paling ia sayang, yaitu Tante, dan seseorang yang ia sayang, dan ternyata dia melukis wajah kamu, kalau kamu gak percaya, kamu ikut ke ruangan Rio, kamu bisa lihat betapa banyak gambar kamu di kertas maupun di kanvas, ayo nak.”Ujar Mamanya Rio.
***
Shilla terkejut melihat lukisan- lukisan Rio, Lukisan itu semuanya gambar dirinya.Setengah jam kemudian, operasi pun selesai.Alhamdulillah,Rio berhasil di selamatkan.
***
“Kamu sudah sadar nak?”tanya mama Rio.Rio hanya tersenyum simpul.”Nak,ada Shilla lho.Nak shilla,ayo masuk.”panggil mama Rio.”Rio...”kata Shilla.”Shilla...”kata Rio sambil tersenyum manis,manis banget menurut Shilla.”Gue seneng loe udah sadar,”kata Shilla kemudian.”Shill,gue mau ngomong sesuatu sama loe.”kata Rio dengan suara yang masih lemah.”Apa?”tanya Shilla.”Pistolnya udah siap nak?”goda mama Rio dengan senyum jail.”Ma.....”rengek Rio manja,mukanya memerah.”Iya...iya... mama keluar.”kata mama Rio kemudian keluar kamar sambil mengacungkan jempol ke arah Rio.”Oiah yo,loe mau ngomong apa?”tanya Shilla.”Hmmmm...gini Shill,gue tau ini rumah sakit dan tempat nya ga ada romantis-romantisnya,tapi,gue pengen lho tau,kalo gue suka dan sayang sama loe,gue ga tau sejak kapan rasa itu muncul,tapi,mau kah kamu jadi pendamping hidup ku?”tanya Rio sambil memegang tangan Shilla.”Maaf..”kata Shilla.Rio mulai keringat dingin dan melemahkan pegangan tangannya di tangan Shilla.”Maaf Rio,gue ga bisa nolak loe,karena hari ini,saat ini,di tempat ini dan detik ini juga loe udah buat gue lupain ieL dan loe udah buat gue suka sama loe.”kata Shilla tersenyum manja.Senyum Rio mengembang dia mencium tangan Shilla,”thanks Shill”kemudian dia memeluk Shilla.”Aww...”Rio menjerit kesakitan memegang badannya yang masih sakit.”Haha..rasain,baru ajah habis operasi udah ambil kesempatan meluk gue.”kata Shilla tersenyum jail.Rio hanya tertawa.Cup!Sebuah ciuman mendarat di pipi Rio.”Cepat sembuh yah yo.”kata Shilla lalu berlari ke luar.”Shilla....kesempatan juga loe nyium gue!!”kata Rio tersenyum.(dalam hati sih seneng juga di cium).
***
Sekian dan terima kasih :)
Sumpah ceritanya ngawur abis :p
yoshilll... duhh couple favotite gue sebelum gue kenal rify huhu..
BalasHapusobat kista tradisional.
obat pelangsing herbal.
thanks before..